Perhatian Yang Hilang

Script :

Peraturan Dilarang Merokok

1. Apa guna dan maanfaat dari tulisan dilarang merokok?

2. Dampak negatif dan positif untuk orang perokok dan tidak perokok.

3. Berapa persen mahasiswa perokokdi Universitas Budi Luhur Jakarta?

Lokasi : Universitas Budi Luhur Jakarta

Link : https://m.youtube.com/watch?v=A82MUDmxQII

Iklan

Nosstress Biography

Nosstress Band Lokal Dari Indonesia.

Setelah berulangkali berganti personel, aliran musik dan nama sejak tahun 2007, akhirnya lahirlah trio folk Nosstress di tahun 2008. Man Angga (Gitar/Vokal), Kupit (Gitar/Vokal) dan Cok Bagus (Kajon/Harmonika/Pianika). Dari hanya membawakan cover version secara akustik, Angga, Kupit dan Cok mulai menciptakan karya-karya originalnya hingga pada medio Oktober 2011 Nosstress secara resmi merilis album perdananya berjudul “Perspektif Bodoh” yang dilauching di Serambi Art Antida (kini Antida Sound Garden), Denpasar.

Bermain dengan blues dan folk dalam alunan pop, Nosstress menyederhanakan kritik, optimisme, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam cerita-cerita yang ringan tanpa mencekoki pendengarnya, bahkan menempatakannya dalam narasi keseharian hidup untuk kita semua, didendangkan dengan suka cita.

Berselisih waktu tiga tahun dari album pertama, dan sempat selama sebulan menggelar tour ke Eropa bertajuk “From Bali to Europe” di bulan Juni-Juli 2014, tahun ini Nosstress kembali hadir dengan karya-karya terbarunya yang dirangkum ke dalam album bertajuk “Perspektif Bodoh II” yang dilaunching pada akhir Agustus 2014 di Taman Baca Kesiman, Denpasar.

“Kadang kita justru bisa menemukan inti masalah dengan memandang secara sederhana saja. Jadi ‘Perspektif Bodoh’ itu memandang dengan kesederhanaan, sesuai dengan musiknya, sederhana.” – Angga Nosstress

After repeatedly changing personnels, music and name since 2007, Nosstress, a folk trio’s born in 2008. Man Angga (Guitar / Vocals), Kupit (Guitar / Vocals) and Cok Bagus (Cajon / Harmonica / Pianika). From performing cover versions acoustically, Angga, Kupit and Cok began creating original works til in mid-October 2011 Nosstress officially released their first album: “Perspektif Bodoh”. The album was launched at Serambi Art Antida (now Antida Sound Garden), Denpasar.

Playing with strains of blues and folk in pop, Nosstress simplify criticism, optimism, and concern for the environment in the light stories without force-feeding the audience, indeed putting them to the narratives of daily life for all of us, sung with joy.

Three years since the first album, Nosstress has traveled to Europe for nearly a month for “From Bali to Europe” tour in June-July 2014. Nosstress presents their second album this year, “Perspectives Bodoh II “, launched in late August 2014 at Taman Baca Kesiman, Denpasar.

“Sometimes we can actually find the problem through simple look. ‘Perspektif Bodoh’ looks with simplicity, in accordance with his music, simple.” – Angga Nosstress

BNN Akan Bahas Status Istri Pepi Pasca Ditetapkan Jadi Tersangka

Jakarta – BNN masih belum mendapatkan laporan mengenai status istri Pepi Fernando, Deny Carmanita, yang kini menjadi tersangka teror bom buku dan bom Serpong. BNN akan membicarakan hal ini setelah mendapatkan laporan resmi dari Mabes Polri.

\\\”Ya (akan bicarakan dengan kepegawaian). Nanti kalau ada kabar kita beritahukan,\\\” ujar Kepala Humas BNN Sumirat pada detikcom, Rabu (27\/4\/2011).

Sumirat mengatakan, kebetulan mulai dari Senin (25\/4) hingga hari ini, petugas kepegawaian yang menangani hal ini sedang tidak masuk. \\\”Lagi ada kemalangan. Jadi belum tahu bagaimana statusnya. Tapi nanti kalau sudah balik kita bicarakan,\\\” jelasnya.

Sumirat  tidak menaruh kecurigaan kepada Deny terkait teror bom buku di BNN yang ditujukan pada Komjen Gories Mereka bulan lalu. Pada hari diterimanya kiriman bom buku di BNN itu, Deny memang masuk kerja. Namun sejak pagi Deny bertugas di luar kantor.

\\\”Pagi dia ke luar kantor. Pukul 12.00 WIB saya keluar kantor. Saya nggak tahu persis dia balik kantor jam berapa. Kayaknya pukul 15.00 WIB. Tapi dia saat itu ada,\\\” ungkapnya.

Mabes Polri resmi menetapkan istri Pepi Fernando, Deny Carmanita, sebagai tersangka mulai hari ini. Deny pun kini sudah ditahan. Total tersangka bom buku dan bom Serpong hingga kini menjadi 22 orang. 

Deny diduga mengetahui rencana suaminya Pepi untuk melakukan pengeboman. Deny juga diduga menyembunyikan informasi pelaku dan tidak menginformasikannya kepada aparat keamanan. Deny adalah mantan pekerja infotaiment yang kini sedang mengandung anak ketiga.
Sumber dari detik.com

Mata Kuliah : Jurnalistik Online // Infotaiment

Slank Gak Ada Matinya!

Sebelum Slank resmi berdiri, Bimo Setiawan Almachzumi yang merupakan seorang drummer pada awalnya membentuk band bernama Cikini Stones Complex (CSC) bersama teman–temannya ketika bersekolah di Perguruan Cikini Jakarta. Namun karena merasa lelah dan bosan hanya membawakan lagu–lagu dari grup musik Rolling Stone, maka pada tahun 1983 akhirnya bimbim membubarkan CSC.

Kemudian bersama sepupunya Denny BDN (Bang Denny) sebagai Bass, Erwan pada Vokal, dan Kiki yang juga mantan gitaris CSC mengisi gitar, Bimbim berniat untuk membentuk grup musik baru dengan nama “Red Evil”. Lewat grup ini mereka mulai membawakan lagu sendiri, dan mereka kini bebas membawakan lagu apa saja.  Meski persentasinya lebih banyak lagu barat, namun lagu – lagi dari Van Halen mendapat porsi paling banyak karena karakter vokal Erwan dikatakan mirip sama David Lee Roth Vokalis Van Halen. Karena kurang puas hanya dengan satu gitaris, lantas Bimbim mengajak Bongky Marcel yang merupakan gitaris “Rese Band” (Ketika itu Rese Band merupakan saingan dari Red Evil).

Mereka pertama kali bertemu di daerah menteng, lalu Bongky ikut kawannya latihan di tempat Bimbim. Lewat pertemuan itu, Bongky pun sepakat untuk jalan bareng Bimbim membentuk grup band baru. Pada awal terbentuknya kerjasama Bimbim dan Bongky ini, beberapa kali manggung mereka masih membawakan lagu milik Rolling Stones dan Van hallen. Tapi entah kenapa, penampilan mereka tidak pernah bisa persis dari band aslinya. Maka dari itu teman–teman mereka yang sering diajak untuk meramaikan penampilan mereka tersebut, menyebut mereka band Slenge’an. Sedangkan untuk meramaikan penampilan mereka, setiap manggung mereka kerap mengajak teman – teman di Sekolahnya yang tak lain adalah anak–anak Perguruan Cikini dengan bayaran yang sebotol minuman.

Pada masa itu, grup musik mereka ini masih berdiri dengan nama Red Evil. Hingga pada akhir Desember tahun 1983, mereka berniat untuk merubah nama yang telah digunakan sejak Bongky bergabung tersebut. Proses pemilihan nama baru untuk grup musik mereka dilangsungkan di arena Bowling Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Tepatnya saat mereka sedang merayakan hari ulang tahun Denny BDN yakni 26 Desember 1983. Dalam pertemuan tersebut, Bimbim mengusulkan agar menggunakan nama Red Evil saja. Namun setelah beberapa lama berkompromi dengan segala banding, maka terpilihlah nama SLANK yang bersumber dari ocehan kawan–kawan mereka yang kerap diajak saat tampil dan menyebut mereka band Slenge’an. Jadi Slank merupakan singkatan dari kata Slenge’an namun diakhiri dengan huruf K dengan maksud sebagai gaya/gaul.

For Some Info : Saat pemilihan nama tersebut, Bongky kurang menyimak apa yang teman – teman satu band-nya bicarakan, karena sibuk memperhatikan gadis – gadis cantik di tempat tersebut.

Maka Formasi 1 SLANK adalah Erwan (Vokal), Bongky (Gitar), Kiki (Gitar), Bimbim (Drum) dan Denny BDN (Bass). Penampilan perdana mereka dengan menggunakan nama SLANK dilakukan di Universitas Nasional (UNAS) Jakarta dengan penuh semangat membawakan lagu – lagu ciptaan mereka sendiri. Namun sayang sekali penampilan perdana SLANK kala ituberlangsung kurang menyenangkan. SLANK kalah pamor dari grup musik Makara  (Grup musik Adi Adrian KLA Project) yang pada saat itu bermain jauh lebih bagus dari SLANK. Meski penampilannya bisa dibilang lumayan kacau, namun SLANK tetap berbangga hati karena mereka datang dengan kawalan seorang Manajer bernama Erry yang tak lain adalah Kakak dari Erwan sang Vokalis.

Album Slank Ke -1 (Suitt.. Suitt.. Hee.. Hee..) Gadis Sexy 1990

SLANK terus berusaha untuk menunjukan bakat mereka hingga pada akhirnya menjajal untuk mengikuti festival band KMSS yang digelar di Istora Senayan, Jakarta. Grup musik yang menjadi saingan SLANK saat itu adalah grup musik asal Surabaya, Jawa Timur bernama Grass Rock dan salah seorang Penyanyi solo yakni Ita Purnamasari. Sejak awal karir, SLANK memang kerap menampilkan sesuatu yang berbeda. Keunikan yang dibawa SLANK ketika tampil di Festival Band KMSS adalah, hadirnya instrumen musik daerah yakni Gamelan Jawa yang dimainkan oleh Erwan. Tujuan dari keikutsertaan Gamelan Jawa dalam penampilan tersebut bukanlah sekedar antik–antikan semata. Melainkan karena SLANK memandang irama yang dihasilkan ensambel musik tradisional Gamelan adalah blues-nya Indonesia. Penampilan SLANK kala itu tentu saja membuat heboh dan terkesan nyeleneh dari peserta yang lain. Namun sayang sekali SLANK kembali harus menelan kekecewaan karena mereka dikalahkan oleh grup musik Grass Rock.

Layaknya seorang Remaja yang sedang mencari jati diri, pada awal berdiri SLANK juga beberapa kali mengalami perombakan formasi. Tahun 1984 Kiki sang Gitaris memutuskan untuk hengkang dari SLANK, dan secara otomatis SLANK Formasi 2 hanya berpersonil 4 orang saja.

Album Slank Ke -2 (Kampungan) 1991

Untuk mengisi kekosongan di gitar yang ditinggalkan Kiki, pada awal tahun 1985 SLANK memutuskan untuk menggaet Kakak kandung dari Bimbim yaitu Adrian Sidharta (Adri). Kehadiran Adri justru membawa warna baru untuk musik SLANK dikarenakan Adri memainkan alat musik yang sebelumnya tidak terdapat di SLANK yaitu Keyboard dan mengukuhkan SLANK Formasi 3.

Album Slank Ke -3 (Piss) 1993

Belum lama setelah masuknya Adri, sang Vokalis Erwan memutuskan untuk mengundurkan diri dari SLANK dikarenakan harus melanjutkan pendidikannya ke Negeri Paman Sam (Amerika). Masih di tahun yang sama, sepenginggal Erwan pada akhirnya membuat SLANK kembali memberikan sesuatu yang baru dengan menghadiran kaum Hawa yang bertindak sebagai vokalis yaitu Uti Suharyani dan Lala. Jadi SLANK Formasi 4 beranggotakan Bongky (Gitar), Bimbim (Drum), Denny BDN (Bass), Adri (Keyboard), dan Uti + Lala (Vokal).

Album Slank Ke -4 (Generasi Biru) 1994

Seakan masih belum menemukan chemistry di antara para Personilnya, di tahun berikutnya 1986, SLANK kembali merubah formasi dengan kembali menghadirkan sosok pria sebagai vokalis. Well Willy yang merupakan mantan vokalis dari grup terdahulu Bimbim yakni Cikini Stones Complex (CSC), ditarik untuk mengisi vokal dan terbentuklah SLANK Formasi 5.

Album Slank Ke -4 (Minoritas) 1996

Di tahun ini, SLANK kerap tampil dari panggung ke panggung yang tentunya dengan dandanan slenge’an dan mengajak teman – teman dekatnya sebagai suporter. Setahun berikutnya yakni 1987, SLANK kembali merubah formasi setelah keluarnya Adri (Keyboard) yang posisinya digantikan oleh Andre (Keyboard) dan menguatkan SLANK Formasi 6.

Album Slank Ke -6 (Lagi Sedih) 1997

Masih terus melakukan perombakan, masih di tahun yang sama Andre beserta sang Vokalis Well Willy hengkang dari SLANK. Posisi Vokal yang ditinggalkan Well Willy pada akhirnya diisi oleh Denny BDN yang diketahui sebelumnya bermain Bass untuk SLANK. Sementara untuk mengisi kekosongan pada Bass, SLANK menarik salah seorang Bassis yang sebelumnya tergabung dalam grup musik Metal Crew yakni Abdul FIrman Saad atau yang akrab disapa Imanez dan terbentuklah SLANK Formasi 7.

Album Slank 7 (Tujuh) 1998

Pergantian formasi masih terus terjadi di tubuh SLANK. Sampai pada tahun 1988 terbentuk SLANK Formasi 8 dimana Imanez dan Bongky yang saat itu harus melanjutkan kuliahnya di Negeri orang hengkang dari SLANK. Sehingga membuat Denny BDN kembali mengisi Bass, sementara posisi vokal diisi oleh Sammy, dan untuk mengisi instrumen gitar yang ditinggalkan Bongky, SLANK menggaet duo gitaris yang berasal dari band Navy Punk yaitu Parlin Burman atau Pay dan Jaya (Whizzkid).

Album Slank Ke -7 (Mata Hati Reformasi) 1998

Tidak lama setelah itu, Sammy, Pay, dan Jaya terpaksa harus meninggalkan SLANK dan membuat Bimbim yang tinggal seorang diri kembali menarik Imanez sebagai Bassis, Denny BDN sebagi Vokalis, dan Anto sebagai gitaris untuk SLANK Formasi 9.

Album Slank Ke -9 (999+09) 1999

Masih di tahun yang sama Denny BDN yang harus menyelesaikan Sekolahnya di Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila terpaksa mengundurkan diri dari SLANK kemudian disusul Anto yang juga ikutan hengkang. Bimbim dan Imanez yang merupakan Personil SLANK yang tersisa pada akhirnya kembali mengajak Adri untuk kembali memberikan alunan Keyboardnya bersama kehadiran Tole yang bermain Bass dan posisi gitar diisi oleh Imanez. Serta kehadiran seorang wanita cantik yang merupakan Kakak kandung dari Vokalis grup musik GIGI, yakni Nita Tilana. Kehadiran Nita Tilana di SLANK Formasi 10 membuat formasi ini dijuluki sebagai SLANK formasi paling genit.

Album Slank Ke -10 (Virus) 2001

Tidak berlangsung lama, Nita Tilana, Adri, dan Tole meninggalkan SLANK dan kembali menyisakan Bimbim dan Imanez saja. Untuk mempertahankan SLANK, pada akhirnya Bimbim dan Imanez kembali menarik Pay untuk mengisi gitar, dan Well Willy untuk vokal sehingga SLANK Formasi 11 beranggotakan 4 orang saja. Dalam formasi 11 ini, Pay menjabat sebagai Gitaris sekaligus penjaga studio Potlot milik Bimbim yang disewakan untuk umum. Karena jabatannya adalah seorang penjaga studio, Pay pun akrab dengan beberapa grup musik yang merupakan langganan penyewa studio Potlot. Salah satu grup band yang sering menyewa studio Potlot adalah grup band Oppie Andaresta bersama Indra Qadarsih dan Ronald Fristianto (Ex.GIGI) yang mengusung aliran Jazz.

Album Slank Ke -11 (Satu Satu) 2003

Karena Indra Q sering latihan di Potlot dan Bimbim terkadang mengontrol studio dan melihat permainan Keyboard Indra Q yang mengagumkan, Bimbim pun tertarik menawarkan Indra Q untuk bergabung dengan SLANK. Tentunya dengan bantuan bujuk rayu Pay yang lebih akrab dengan Indra Q. Ketika itu Indra Q kurang tertarik karena aliran musik yang diusungnya adalah Jazz, sementara musik yang diusung SLANK lebih ke Rock. Namun berkat rayuan Bimbim dan Pay yang mengatakan kepada Indra, “Gak apa – apalah, kan asik kalau Rock digabung sama Chord Jazz,”  Indra Qadarsih pun merasa tertantang. Terlebih usianya saat itu baru menginjak 18 tahun. Alhasil Indra Qadarsih mengiyakan permintaan Pay dan Bimbim tersebut. Maka terlahirlah SLANK Formasi 12 yang beranggotakan Bimbim, Imanez, Pay, Well Willy, dan Indra Qadarsih.

Album Slank Ke -12 (Plur) 2004

For Some Info : Di  tahun 1989 Bimbim juga membentuk sebuah grup musik bernama Lemon Tea yang kerap tampil di pub bersama Oppie Andaresta. Tapi setelah mengajak Indra Q bergabung dengan memintanya untunk menghafalkan 20 lagu, LemonTea tiba – tiba bubar sebelum Indra Q merasakan naik panggung.

Tak lama setelah masuknya Indra Qadarsih yang berusaha untuk bisa membawakan Rock dengan menghafalkan beraneka repertoar lagu dari grup musik beraliran Rock dan pada akhirnya berhasil melepas chord melintir, Imanez dan Well Willy hengkang dari SLANK. Salah seorang pendiri SLANK yang sempat hengkang demi menuntut ilmu yakni Bongky Marce kembali ke SLANK. Kalau di Formasi awal Bongky bermain gitar untuk SLANK, kali ini Bongky terpaksa harus transformasi dari pemain gitar menjadi pemain Bass karena telah hadir Pay yang berada di posisi gitar. Hilangnya posisi vokal karena Well Willy hengkang sedikit membuat Bimbim dan SLANK kebingungan untuk mencari penggantinya. Alhasil, Bimbim mengajak salah seorang adik sepupunya bernama Akhadi Wira Satriaji atau yang akrab disapa Kaka untuk bergabung dengan SLANK. Saat itu sebenarnya Kaka juga tengah jalan dengan grup musik LOVINA yang salah satu personilnya adalah Dianto Yusuf Sidharta atau Massto yang merupakan adik kandung Bimbim. Sebenarnya, Kaka hanya dikontrak oleh SLANK selama 2 tahun saja. Tapi karena Personil SLANK yang lain menemukan kecocokan, kontrak Kaka selama 2 tahun pun dilupakan.

For Some Info : Kaka sebenarnya berkeinginan untuk menjadi Pemain sepak bola bukan pemusik. Namun karena dipaksa oleh Masto, akhirnya Kaka bergabung dengan LOVINA

Masuknya Kaka di SLANK menandakan bahwa tahun 1989 SLANK telah memasuki Formasi 13.  Di awal terbentuknya formasi yang sering disebut Formasi Ajaib ini, Slank juga tidak jauh dari beraneka problema. Mulai dari proses transformasi Bongky, hingga perselisihan yang kerap terjadi antara Indra Q dan Pay. Awal bermain bass, Bongky merasa stress karena merasa seperti patung di atas panggung dan dirinya memerlukan waktu 5 hari di tambak ikan Sukabumi untuk memutuskan bermain bass. Pada akhirnya, Indra Q lah yang sparring Bongky latihan bermain bass selama berminggu – minggu yang dilakukan di dalam studio. Selama melakukan proses sparring yang berakhir dengan keberhasilan Bongky beralih senjata, SLANK juga terus menyodorkan demo lagu mereka ke pihak label namun tak kunjung diterima.

Album Slank 13 (Slank Kiss Me) 2005

For Some Info: Kalau ingin mendengar musik SLANK sebelum album pertama, coba cari kaset band Rockin’69. Karena itu sebenarnya SLANK pra album pertama.

Hal inilah yang pada akhirnya membuat Bimbim memutuskan untuk merombak musik SLANK. Setelah melakukan perombakan, pada akhirnya SLANK mendapatkan kesempatan untuk menjadlin kerjasama dengan Pemilik studio rekaman Triple M yaitu Macank. Namun baru menggarap lagu -5 SLANK memutuskan untuk membatalkan kontrak tersebut, dikarenakan SLANK memilih untuk bekerjasama dengan Boedi Soesatio. Salah seorang Sahabat Om Yudho (Ayah dari Indra Q) yang merupakan seorang pembuat logo dan sampul kaset penyanyi – penyanyi ternama dan menawarkan SLANK untuk menjalin kontrak kerjasama setelah kepincut demo lagu yang dibawakan oleh Om Yudho tersebut.

For Some Info : Pay yang ketika itu turut membantu penyanyi lain (Narik Becak) juga pernah kerjasama bareng Boedi Soesatio.Jadi Boedi Soesatio sudah tidak asing lagi untuk SLANK.

Boedi Soesatio menganggap kalau SLANK merupakan pembawa pembaruan di blantika musik rock Indonesia lewat beragam lirik apa adanya yang menjadi simbol anti kemapanan tapi penuh kecerdasan.Ditambah lagi dengan kejenuhan pasar musik yang saat itu sedang dipenuhi oleh para Penyanyi Pop dan grup band yang takut membawakan lagu sendiri. Maka SLANK dianggap sebagai sebuah dorongan untuk grup band lain karena keberaniannya membawakan lagu ciptaan sendiri yang menurut Boedi ibarat mutiara yang belum digosok. Setelah menjalin kontrak, mulailah SLANK melakukan rekaman di Jackson Studio, Studio 15, dll

SLANK pun menyatukan pendapat dengan Boedi Soesatio yang bertindak sebagai Produser dan penyatuan pendapat tersebut menghasilkan keputusan, “Kami Sepakat Untuk Tidak Sepakat.” Berkat kesepakatan tersebut, adu argumentasi pun menghiasi kerjasama SLANK dan Boedi Soesatio. Salah satu permintaan Boedi Soesatio adalah perubahan judul lagu yang dinilai agak jorok dan harus diganti. Maka salah satu lagu SLANK yang tadinya berjudul Kupu – Kupu Malamku diubah menjadi ‘Maafkan’. Karya – karya SLANK dianggap sebagai simbol pemberontakan anak muda dengan beragam lirik yang yang akrab di lingkungan sehari – hari, serta keyakinan bahwa SLANK akan menjadi sebuah gaya hidup.

Setelah melakukan proses rekaman dan perseturuan, lahirlah album pertama SLANK yang diberi judul ‘Suit – Suit…He.. He.. Gadis Sexy’ pada bulan Desember 1990. Dengan desain cover yang menampilkan logo melambangkan SLANK hasil buatan Boedi Soesatio, serta slogan yang tercantum di dalam cover yang menerangkan bahwa SLANK adalah Anak muda slengean, tapi yang penting punya sikap,,! (walau masih belajar) buatan Boedi Soesatio. Salah satu lagu yang berjudul sama dengan album ini yakni ‘Suit – Suit…He.. He.. Gadis Sexy’ merupakan lagu SLANK yang sudah diciptakan sejak Well Willy masih menjadi vokalis SLANK. Gaya dan tingkah slenge’an para Personil SLANK juga dapat didengar di album ini. Yaitu pada akhir lagu ‘Aku Gila’ dimana terdengar bunyi yang bersumber dari tendangan kaki Indra Q yang menendang bak sampah alumunium dan suara ketawa Kaka dan Indra Q. Selain itu, di intro lagu ‘Memang’, terdengar suara ketawa yang sebenarnya adalah suara Indra Q dan orang yang membantu sebagai backing vocal untuk lagu ini adalah Andy Liany. Untuk salah satu lagu yang bertemakan cinta di album ini yaitu lagu ‘Kalah’, adalah kisah nyata sang vokalis, Kaka.

Lagu yang menjadi pilihan untuk diorbitkan dari album pertama SLANK ini adalah lagu Maafkan. Dengan konsep video klip sederhana yang menampilkan para Personil SLANK sedang nongkrong di suatu tempat dan diselingi penayangan video yang menampilkan para Personil SLANK sedang menonton TV yang menayangkan video ketika mereka menyanyikan lagu ‘Maafkan’ tersebut. Meluncurnya video klip lagu Maafkan di televisi inilah yang pada akhirnya berhasil menarik minat anak muda terlebih pecinta musik Rock pada saat itu untuk mengenal SLANK. Album ini pun laris di pasaran dan membuat SLANK berhasil meraih Penghargaan Album dengan penjualan terbaik tahun 1990 – 1991 dalam BASF Awards, kategori Musik Rock.

Setelah kesuksesan album pertama tadi, SLANK jadi sering tampil di berbagai acara. Mulai dari acara Kampus, Televisi, hingga panggung luar Kota. Berkat keterampilan dan penguasaan studio, maka banyaklah eksperimen–eksperimen tak terduga yang tercipta di SLANK formasi 13 ini. Namun dalam perjalanan SLANK yang bisa dibilang langkah baru SLANK ini, masih saja terjadi beraneka masalah yang melanda SLANK. Mulai dari keributan antara Indra dan Pay yang berebut mengisi permainan melodinya di lagu–lagu SLANK, (kalau mereka udah berantem,yang jadi penengahnya adalah Bimbim) Hingga kejadian yang kurang diketahui publik, yaitu hengkangnya Pay dari SLANK formasi 13 karena kesibukannya ngebecak atau membantu Musisi lain. Namun karena bujuk rayu para Personil SLANK yang lain, akhirnya Pay dapat mengubah niatannya tersebut. Hikmah dari kejadian tersebut adalah, terciptanya sebuah lagu SLANK yang sangat melegenda dan hingga saat ini telah dibuatkan 5 versi oleh SLANK, dan Versi disco yang diremix oleh DJ Asoen yang terdapat di album Slank Party Nonstop DJ Remix, yaitu lagu ‘Terlalu Manis’.

Selain itu, Bimbim juga hendak menuturkan mimpinya lewat sebuah lagu. Tidak mau kalah dengan Amerika yang punya American Dreams, Bimbim juga punya mimpi Indonesian Dreams. Bimbim bertanya kepada Indra Q, “Ini lagu enaknya tentang apa ya liriknya?,” Kemudian Indra Q menjawab, “PLANET X, planet punya kita sendiri,” Berkat segala kekompakan mereka tersebut, terciptalah sebuah lagu yang menjadi nama sebuah Komunitas Anak muda kreatif yang sering nongkrong di Jl.Potlot 14, hingga menjadi Manajemen SLANK hingga saat ini, yaitu lagu ‘Pulau Biru’. Beragam lagu yang tercipta di tahun pertama kejayaan SLANK tersebut kemudian dirangkum dalam sebuah album yang diberi judul ‘KAMPUNGAN’. Album dengan desain cover yang sangat berbeda dari yang lain. Kalau biasanya cover album berbahan kertas, kali ini SLANK membuat cover album berbahan kain yang tentunya dapat disetrika. Album ini berisi 12 Lagu yang di dalamnya juga terdapat sebuah lagu anak – anak yang dinyanyikan SLANK dengan iringan Piano yang dimainkan Indra Q serta dengkuran dari Si To’ yang merupakan Office Boy Jackson studio tempat SLANK rekaman. Banyak yang mengira kalau suara dengkuran tersebut adalah suara dengkuran Indra, tapi sebenarnya bukan. Hingga saat ini pun, To’ masih belum mempercayai kalau itu adalah suara dengkurannya.

Dalam album yang desain cover penuh kecerahan yaitu pilihan warna merah hati sebagai warna dasarnya ini juga memuat beraneka lagu yang bisa dibilang berani. Dimana SLANK memasukkan beraneka lagu dengan lirik yang terkesan merupakan luapan emosi dari para Personil SLANK, dan di album ini juga terdapat sebuah lagu yang kena sensor sehingga judulnya menjadi ‘An +.=+.’~>’. Di lagu ini, Alm.Andy Liany juga turut membantu ngebacking vocalnya Kaka. Tak hanya lagu ‘An +.=+.’~>’, salah satu lagu yang ikut disensor adalah lagu ‘Bali Bagus’ yang salah satu liriknya ditiban suara ‘tiiiiiiiit’. Dengan lagu andalan berjudul ‘Mawar Merah’ yang kemudian diedarkan dalam bentuk kaset dan compact dis (CD) pada Desember 1991, album ini pun berhasil meraih Penghargaan penjualan album terbaik 1991 – 1992 kategori Pop Rock dalam BASF Awards.

Selepas album kedua tersebut, SLANK semakin laris di dunia musik Indonesia. SLANK sering mendapat panggilan untuk tampil di berbagai Kota di Indonesia yang salah satunya adalah Bali. Di kota ini, SLANK mulai mengenal barang haram yang pada akhirnya menjadi sumber perpecahan SLANK formasi 13. Ketika tampil di Bali tentu saja para Personil SLANK tidak menyia–nyiakan kesempatan untuk menikmati indahnya alam Indonesia. Seusai konser, masing–masing dari mereka beranjak untuk menikmati suasana Pantai Bali yang tersohor hingga ke belahan dunia manapun. Ketika itu Kaka dan Bimbim sedang menikmati panasnya matahari dengan berjemur di bawahnya. Belum begitu lama mereka berjemur, tiba – tiba datang seseorang yang diketahui bernama ‘Ca’, yang merupakan salah satu Slankers asal Jawa Tengah yang sedang mencari penghasilan di tanah Bali. Selain itu, Kaka dan Ca juga sudah saling mengenal. Maka Kaka pun mengenalkan Ca pada Bimbim. Sayangnya, saat itu Ca tak hanya mengenalkan dirinya saja. Ca juga memperkenalkan salah satu ‘barang’ bernama Putaw yang ketika itu dibilang barang baru dan meminta Kaka dan Bimbim untuk mencobanya. Kaka dan Bimbim yang tidak mengenal tentang barang tersebut sempat menolak untuk tidak menggunakannya. Namun berkat bujuk rayu dan peragaan pemakaian barang tersebut yang dilakukan oleh Ca, pada akhirnya Kaka dan Bimbim pun tertarik karena merasa penasaran. Ketika itu Kaka dan Bimbim membuat kesepakatan yaitu Kaka menggunakan barang tersebut persis seperti yang diperagakan Ca, tapi Bimbim wajib menggunakannya juga. Selesai menggunakannya, Kaka langsung berlari ke toilet dan memuntahkan semua kunyahan makanan yang paginya dia makan. Bimbim yang melihat reaksi Kaka tersebut sempat enggan untuk ikut mencoba. Namun karena sudah sepakat dengan Sepupunya tersebut, Bimbim pun ikut menggunakan barang haram tersebut.

Untuk percobaan pertama Ca tidak memungut biaya sama sekali untuk barang yang mereka masukan ke tubuh lewat hidung tersebut. Tapi begitu Kaka dan Bimbim merasa penasaran dan seakan membutuhkan barang itu lagi, Ca pun memasang tarif untuk Putaw tersebut. Mau tidak mau Kaka dan Bimbim pun membayar untuk barang yang pada akhirnya menyebabkan mereka kecanduan itu. Sepulang ke Jakarta, barang haram itu pun menarik minat anak nongkrong di Potlot lainnya. Tak terkecuali para Personil SLANK yang lain. Tapi tidak semua anak Potlot menggunakan barang haram itu. Pay yang merupakan gitaris SLANK saat itu juga menjadi Personil SLANK terakhir yang ikut–ikutan karena merasa penasaran dengan apa yang dirasakan teman–temannya setelah menikmati Putaw. Dari sinilah mulai terlihat kekacauan di tubuh SLANK. Ketika sedang sakaw atau sedang membutuhkan Putaw, para Personil SLANK terlihat sangat berbeda dari biasanya. Meski begitu, mereka tetap berusaha untuk mempersembahkan karya–karya bagi para Slankers yang menantikan album mereka berikutnya. Bisa kita lihat sendiri, terjadi keterlambatan peluncuran album ke -3 SLANK. Kalau sebelumnya SLANK meluncurkan album ke -2 tepat setahun setelah album pertama, untuk album ke -3 ini SLANK membutuhkan waktu 2 tahun untuk merampungkan album yang pada akhirnya diberi nama ‘PISS’ yang merupakan plesetan dari kata ‘Peace’ yang berarti Damai.

Keunikan yang terdapat di album yang cover depannya menampilkan sesosok tubuh Pria bertelanjang dada ini, SLANK terlihat semakin slenge’an. Ketika itu, model pria yang berpose telanjang dada dengan memakai kalung berlambang PISS yang merupakan ide kreatif dari Bimbim. Keunikan lain yang terdapat di album ini adalah cover dalamnya yang memuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) para Personil SLANK. Dalam album ini terdapat sebuah lagu yang mengisahkan tentang salah satu permainan yang gemar digemari anak–anak saat itu, yaitu ‘Main Monopoli’. Masih slenge’an? Tentu saja, bahkan bisa dibilang SLANK makin slenge’an. Dapat kita dengar sendiri di lagu berjudul ‘CEKAL’. Di awal lagu tersebut terdengar suara bising serutan gergaji yang berasal dari keisengan Indra Q pada saat merekam lagu tersebut. Indra Q saat itu menggergaji salah satu kursi yang terdapat di Jackson Studio hingga terbelah dua. SLANK juga masih mengajak beberapa Musisi dalam penggarapan album PISS yang kemudian menjadi jargon SLANK untuk meneriakkan perdamaian di setiap penampilanny tersebut. Lagu berjudul ‘Tepi Campuhan’ SLANK dibantu oleh Rere yang memainkan salah satu Perkusi, yaitu Jimbe. Rere merupakan drummer dari grup musik Grass Rock, dan saat ini tergabung dalam grup musik Black Out. Dengan mengandalkan lagu Mau (Beli), Tidur dan Kirim Aku Bunga, SLANK pun berhasil meraih penghargaan BASF Selling Album 1992-1993 kategori Rock Alternatif.

Selepas album tersebut, SLANK mengalami permasalahan dengan Boedi Soesatio yang merupakan Produser SLANK saat itu. Dampak dari perselisihan tersebut adalah keputusan SLANK untuk melakukan reformasi dengan berdiri sendiri. SLANK memilih jalan baru dalam bermusik, yakni menjadi indie label tepatnya pada tahun 1994. Selepas dari Boedi Soesatio, akhirnya SLANK menggaet salah seorang yang dekat dengan mereka dan juga merupakan mantan Personil SLANK, yaitu  Denny BDN (Bang Denny) untuk mengurusi Manajemen yang mengurusi segala urusan SLANK yang diberi nama Pulau Biru ProductionSeperti yang kita ketahui bersama, Pulau Biru merupakan salah satu judul lagu yang terdapat di album Kampungan, dan menjadi nama untuk Komunitas anak Potlot. Selain itu, SLANK juga mengusung bendera rekaman baru, yakniPiss Record.

Album Slank Ke -14 (Slow But Sure) 2007

Dengan berdiri sendiri, SLANK terus berusaha untuk tidak mengecewakan Slankers. Dengan bermodalkan uang sendiri, SLANK mempearsiapkan album ke -4nya dengan melakukan penyegaran yaitu melakukan prosses rekaman di 3 tempat berbeda, yakni di Pondok Nurul (Puncak, Jawa Barat), Cibubur, dan bangunan bekas sekolah milik Bunda Iffet yang terletak di Jalan Potlot. Bangunan bekas Sekolah tersebut direlakan oleh Bunda untuk dibongkar dan dibangun ulang menjadi studiio untuk SLANK melakukan rekaman. Bagi yang ingin mengetahui bagaimana proses pembuatan album yang pada akhirnya diberi judul Generasi Biroe ini, bisa melihat sendiri kronologi yang diilustrasikan oleh Dimas Jay yang terdapat dalam cover album yang logo depannya dibuat oleh Bongky ini. Dengan memperkenalkan  lagu ‘Kamu Harus Pulang’, album ini pun medapat Penghargaan Double Platinum album dalam BASF Awards, untuk kategori penjualan album Rock terlaris tahun 1994 – 1995. Selain itu, salah satu lagu berjudul ‘Terbunuh Sepi’ yang video klipnya disutradarai oleh Gusti Hermansyah dari Djerit Sinema ini juga berhasil meraih Penghargaan sebagai Video Klip Favorit dari VMI (Video Musik Indonesia) 1994/1995 dan Video Klip Terbaik Sepanjang Tahun 1995/1996.

Konser Piss 30 Kota merupakan album musik kompilasi karya Slank. Dirilis pada tahun 1998 dan juga meruapakan album rekaman saat Slank melakukan konser di 30 kota di Indonesia.

Meski para Personil SLANK masih diselimuti barang haram narkoba, namun SLANK masih bisa menunjukkan profesionalismenya dengan kembali mengeluarkan album baru. Album ke -5 SLANK ini diberi judul ‘Minoritas‘ dengan lagu ‘Bang Bang Tut’ sebagai lagu andalan. Video klip untuk lagu Nyonyo Esha yang menampilkan para Personil SLANK serasa berada di dunia khayalan ini, berhasil mendapatkan Penghargaan sebagai Video Klip Terbaik dari VMI (Video Musik Indonesia) Tahun 1995/1996. Di album ini juga terdapat sebuah lagu berjudul ‘Tut Wuri Handayani’ yang merupakan kisah anak sekolah. Selain itu, terdapat pula sebuah lagu yang di dalamnya hanya diisi oleh suara Bimbim seorang yaitu lagu ‘Bidadari Penyelamat’. Keunikan yang terdapat di album ini adalah lirik yang tertempel dicovernya yang ditulis terbalik. Jadi dibutuhkan sebuah cermin untuk membaca lirik lagu di album Minoritas ini.

Album Slank Ke -15 (The Big Hips) 2008

Lama kelamaan, pengaruh barang haram yang menyelimuti para Personil SLANK semakin membuat mereka tidak terkendali. Aroma keretakan antar Personil SLANK mulai terlihat setelah dirilisnya album Minoritas tersebut. Masing–masing Personil kerap mengalami perselisihan dan menunjukkan sikap apatis atau tidak peduli. Selain itu, masing – masing personil SLANK juga memiliki kesibukan sendiri yang semakin membuat mereka kurang membagi waktu untuk SLANK. Kekompakan antar Personil SLANK semakin tidak bisa dipertahankan. Hingga pada akhirnya, Bimbim selaku leader memutuskan agar SLANK vakum untuk beberapa saat untuk membangun kembali keserasian antar Personil. Namun tanpa diduga, dalam masa vakum tersebut Bimbim melayangkan surat pemecatanya kepada 3 Personil SLANK yaitu Bongky, Indra Q, dan Pay. Formasi 13 yang begitu solid, dan sering dibilang Formasi Ajaib dan menciptakan beragam fenomena itu pada akhirnya harus bubar juga.

Album Slank 16 (Anthem For The Broken Hearted) 2008 

Album Slank Ke -17 (Jurus Tandur) 2010

Album Slank Ke -18 (I Slank U) 2012

Restart Hati merupakan sebuah album musik karya Slank. Dirilis pada tahun 2015. Lagu utamanya ialah When You’re Feeling Lonely. Album ini hanya dijual di gerai Texas Chicken di seluruh Indonesia. 

Road to Peace adalah album musik karya Slank. Dirilis pada tahun 2004 yang berisikan lagu-lagu dari album terdahulunya. Lagu baru dalam album ini yang juga merupakan hits singel album ini adalah lagu Mars Slanker.

Jadi apa menurut pendapat anda tentang band legendaris yang satu ini? Hayoo yang ngaku slankers sejati coba comment 😁

Darurat Demokrasi, SATU BUNGKAM, SERIBU MELAWAN!

“Saya kangen sebetulnya didemo, karena apa? Pemerintah itu perlu dikontrol, jadi sekarang saya ngomong dimana-mana, ‘tolong saya didemo’ Pasti saya suruh masuk.” Ujar Jokowi

Kekecewaan yang mendalam kami rasakan atas ketidakpedulian penguasa pada suara mahasiswa. Bukan pertemuan guna berdiskusi tentang permasalahan rakyat yang kami dapatkan, melainkan pengepungan, pengeroyokan, hingga provokasi yang mengkambinghitamkan mahasiswa.

20 Oktober, Aksi 3 Tahun Jokowi-JK yang digelar ribuan mahasiswa berjalan dengan efektif hingga malam hari. Konsisten dengan aksi damai, kami percaya kami mampu bertahan sampai Presiden bisa ditemui. Namun yang kami dapatkan hanya sikap tidak peduli Jokowi. Tengah malam, pembubaran dari aparat kami turuti. Belum jauh dari tempat aksi, kami dilempari batu dan dipukuli. Tidak tanggung, hingga darah tertumpah. Empat belas teman kami ditangkap dan dibawa ke Polda Metro Jaya tanpa surat perintah penangkapan.

  1. IHSAN MUNAWAR (STEI SEBI)
  2. M. YOGI ALI KHAEDAR (IPB)
  3. ARDI SUTRISBI (IPB)
  4. ADITYA PUTRA GUMESA (UR)
  5. GUSTRIANA (UNTIRTA)
  6. TAUFIK (UB)
  7. MUHAMMAD WADIK (UB)
  8. SUSILO (IPB)
  9. MUHAMMAD YAHYA SIFAHUDIN (IPB)
  10. RIFKI ABDUL JABAR (AKA Bogor)
  11. RAMDANI (UNPAK)
  12. M. GOLBI DARWIS (IPB)
  13. FAUZAN ARINDRA (STEI Tazkia)
  14. HANDRIAN (IPB)

Penangkapan paksa yang dilakukan aparat jelas melanggar HAM. Tim Advokasi dari Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Indonesia berusaha menemani proses hukum, namun hingga pukul 03.00 dini hari, polisi tidak megizinkan mahasiswa yang ditangkap bertemu dengan kuasa hukum. Teman kami ditahan tanpa diberikan kesempatan mencari pembelaan.

21 Oktober malam, dua belas mahasiswa dilepas dengan status bebas bersyarat. Dua lainnya, Ihsan dan Ardi, dibawa ke tahanan dengan status tersangka. Mereka dikenai KUHP 160 yang berkaitan dengan penghasutan untuk melakukan tindak pidana dan KUHP 170 yang berkaitan dengan perilaku kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum.

Yang kami lakukan adalah menyampaikan aspirasi rakyat mengenai evaluasi kinerja Jokowi-JK selama tiga tahun jabatan, bukanlah upaya penghasutan untuk melakukan tindak pidana. Yang menjadi korban kekerasan dengan dilempari batu dan pengeroyokan adalah mahasiswa, bukan malah sebaliknya. Tidak pantas bagi teman kami dijadikan tersangka atas tindak penghasutan dan kekerasan tersebut. Tidak pantas pula bagi aparat negara bertindak represif hanya untuk melindungi penguasa dari rakyatnya. Pun tidak pantas bagi Jokowi, Presiden Republik Indonesia, untuk terus mangkir dari rakyat yang meminta haknya.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk bergerak bersama dan menggaungkan hashtag #DaruratDemokrasi, sebagai bentuk perlawanan kita terhadap kedzaliman.[ BEM KEMA TEL-U]

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

The Paps, Band Reggae Aliran Rock Steady

The Paps – Dibentuk pada tahun 2003, memulai karir mereka dengan membawakan lagu-lagu Bob Marley untuk memenuhi kebutuhan masyarakat reggae di Bandung dengan personil : Dave (vokal), Sagiet (gitar), Dimas (gitar), Erik (bass), dan Ganjar (drum).

Pemilihan nama band sendiri bisa dibilang cukup sederhana. “Kenapa The Paps? Menurut mereka karena kata itu keren dan catchy. Selain itu, kita kan laki-laki semua jadi bakal jadi papa-papa. Jadilah The Paps.

Band yang banyak terinspirasi oleh grup black music dan jamaican eclectric sound seperti Lord Tanamo (Jamaica), Panda Bear (Brooklyn), Angkatan Udara dan Los Jakartos ini mengaku berharap bisa tampil di hadapan publik internasional.

Pada tahun 2004, single pertama mereka “Life Is A Joke Big” dirilis pada Bandung Miller Time Kompilasi, sebuah album kompilasi band-band lokal yang terkandung dalam berbagai genre. Band ini kemudian diminta untuk terlibat dalam IRR (Reggae Revolusi Indonesia) setelah single pertama keluar.

Single kedua “Menggantung longgar Baby” dirilis pada tahun 2005 pada Reggae album kompilasi pertama Revolusi Indonesia (267records) yang berisi band-band reggae Indonesia.

Band ini mulai merekam album pertama mereka pada tahun 2006, dikombinasikan dengan reggae dub psychedelic dan sentuhan jazz soul.

The Paps adalah salah satu band yang “memprovokasi” pecinta Jamaican Sound Scene di Indonesia dengan musik dan lirik mereka.

Setelah beberapa kali perubahan anggota band, Personil “THE PAPS” sekarang adalah Dave (vokal), Sagiet (gitar), Daniela (gitar), Andrie (bass), dan Ganjar (drum).

Album pertama “Hang Loose Baby” (Zyape O Zyure Records) secara resmi dirilis pada tahun 2007. Dari sana, tanggapan publik kepada The Paps semakin bagus. Alhasil tawaran manggung pun semakin membanjir.

Pada lebih dari setengah dari satu dekade perjalanan mereka, The Paps, bersama dengan teman-teman dan masyarakat JamaicanSound di Bandung telah aktif melakukan banyak acara kolektif selain tampil di acara-acara sekolah atau non-sekolah, di dalam atau di luar kota.

Anggota Band:

  • Dave [ Vocal]
  • Daniel [Guitar/Sampler]
  • Sagiet [Lead Guitar]
  • Andrie [Bass]
  • Ganjar [Drums/Percussions]

Ipang Lazuardi, Si Gimbal Ale

Penyanyi solo dan vokalis grup band Indonesia asal Jakarta yang memiliki nama lengkap Irfan Fahri Lazuardy atau yang lebih di kenal dengan nama Ipang Lazuardi (lahir di Bandung, 6 Januari 1972).

Selain bersolo karir Ipang adalah vokalis grup band BIP sampai sekarang. Ipang mulai bergabung dengan grup band BIP pada tahun 2003 sampai sekarang setelah sebelumnya pernah menjadi vokalis dari Plastik Band di tahun 1993 sampai tahun 1999 bersama Aray daulay dan Didit saad pada gitar.

Ipang bergabung dengan BIP pada tahun 2003 menggantikan posisi Irang. Sebelum bersama BIP, Ipang adalah vokalis grup Plastik Band. Hengkang dari Plastik, Ipang sempat bersolo karier dengan aliran baru, tripop. Pergantian vokalis BIP juga menandai perubahan label mereka dari EMI ke Forte Record, juga adanya album baru Udara Segar (2004).

Tahun 2007 Ipang dan Ridho slank mengerjakan scoring dan soundtrack film “Tentang Cinta”.

Tahun 2008 Ipang berduet dengan Dewiq, istri dari Pay BIP dalam lagu “Be Te”. Selain duet dengan Dewiq, Ipang juga menyanyikan lagu “Sahabat Kecil” untuk soundtrack film “Laskar Pelangi” juga dua lagu di film “Sang Pemimpi” “Apatis” dan “Teruslah Bermimpi“.

Akhirnya pada tahun 2012 tepatnya di bulan maret, Ipang kembali meluncurkan album solo nya yang berjudul “Hey..Hey..Hey!”, setelah pernah meluncurkan album ber-aliran Triphop di debut pertamanya pada tahun 2000-2002. Sebenarnya album “Hey..Hey..Hey!” ini mulai digarap tahun 2008, namun baru rampung empat tahun kemudian. Kesibukannya sebagai penggarap soundtrack film dan jingle iklan bisa ditunjuk sebagai biang kerok.

Selain itu, album “Hey..Hey..Hey!” ini juga tertunda karena ia lebih mendahulukan BIP untuk merilis album mini, “Berangkat” pada tahun 2010 lalu. Pada tahun 2010 Ipang berduet dengan K’naan dengan lagu berjudul “Semangat Berkibar”.

Setelah pernah bersama di Plastik Band akhirnya di tahun 2012 Ipang Lazuardi (vokal), Aray daulay (gitar & vokal) dan Didit saad (gitar & bass) bersama Morris (drum, vokal) eks personil band Hydrant ini membentuk band baru yang bernama “Daddy and The Hot Tea”, yang mengusung warna musik era tahun 1990-an.

Pada September 2016 Ipang mempromosikan single terbarunya pada acara Musik yang di siarkan oleh Stasiun TV Swasta. Pada acara tersebut Ipang tampil bersama pendatang baru Street yang diawaki oleh Antoni Sidjabat, Dave Manullang, Oka, dan Yosi.

Ipang yang memiliki nama lengkap Irfan Fahri Lazuardy (lahir di Bandung, 6 Januari 1972; umur 45 tahun) adalah vokalis grup musik BIP. Ipang bergabung dengan BIP pada tahun 2004 menggantikan posisi Irang. Sebelum bersama BIP, Ipang adalah vokalis grup Plastik Band. Hengkang dari Plastik, Ipang sempat bersolo karier dengan aliran baru, tripop. Pergantian vokalis BIP juga menandai perubahan label mereka dari EMI ke Forte Record, juga adanya album baru Udara Segar (2004).

Pantai Yang Satu Ini Ternyata Bisa Membuat Kita Ogah Pulang

Tidung, mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para pelancong khususnya warga jakarta. Tidung merupakan salah satu pulau dari banyaknya pulau yang ada di gugusan kepulauan seribu. Pulau ini konon sejarahnya adalah pulau pelindung atau pertahanan para penjajah dari serbuan musuh yang ingin masuk ke kota batavia (yang sekarang bernama jakarta). Kesan angker akan peninggalan sejarah di pulau ini sangat tidak terasa meskipun pulau ini identik dalam sejarah ibu kota jakarta. Indah gugusan pantai dan alamnya malah menjadi kesan yang menutupi sejarah pulau tidung ini.

Warga jakarta yang identik dengan kesibukan yang tiada hentinya selama 24 jam non stop, beberapa tahun belakangan ini mulai memiliki destinasi wisata pilihan pengganti Puncak, bogor. Yap, Pulau Tidung menjadi salah satu pilihan warga ibu kota Indonesia untuk mengisi hari-hari libur mereka di pulau ini. Tidak membutuhkan banyak waktu untuk menuju ke pulau tidung dan biaya yang termasuk murah untuk berlibur disana menjadikan pulau Tidung ramai dikunjungi wisatawan lokal khususnya wisatawan yang berdomisili di jakarta.

Akhir pekan dan hari libur nasional menjadi hari-hari yang sangat padat dikunjungi oleh para traveller. Awal destinasi ke Pulau tidung bermula dari tempat pelelangan ikan yang ada di jakarta yaitu Muara Angke, untuk sahabat ilalang yang ingin mengunjungi pulau tidung harus menahan bau yang tidak sedap yang berasal dari lingkungan Muara Angke. Cukup membayar 45.000 para sahabat ilalang bisa menyebrang dari pulau jawa menuju dermaga pulau tidung dengan catatan menggunakan kapal tradisional nelayan, jika sahabat ingin lebih privasi ataupun berkelas para sahabat ilalang bisa menggunakan speedboat untuk menyebrang ke Tidung tapi dengan harga yang lumayan mahal dari pilihan pertama.

Perjalanan yang lumayan lama yaitu 3-4 jam perjalanan laut akan tergantikan oleh pemandangan yang indah dari Pulau Tidung untuk anda. Air laut yang masih bersih dan berwarna kebiruan, lelah sahabat ilalang akan hilang sejenak. Berjalan keluar dari pelabuhan Pulau Tidung, sahabat ialalang akan mendapatkan petunjuk kemanakah sahabat ilalang akan bermalam. Pada pulau tidung sahabat ilalang memiliki banyak opsi untuk bermalam. Sahabat ilalang bisa memilih penginapan yang low budget dengan menyewa home stay dan villa jika sahabat datang ke Pulau tidung bersama rombongan, jika sahabat ingin yang lebih mewah, Pulau Tidung juga menyediakan Hotel-Hotel untuk sahabat ilalang bermalam dengan harga yang lumayan. Sahabat ilalang yang ingin menyatukan diri dengan alam bisa saja jika sahabat ilalang bermalam dengan mendirikan tenda di Tidung Kecil. Harga yang dikenai untuk mendirikan tenda gratis, ya cuma sumbangan seikhlasnya untuk konservasi alam supaya tetap lestari sudah bisa merasakan hembusan angin laut saat sahabat berbaring istirahatdi pinggir pantai.

Sahabat memiliki banyak waktu untuk menikmati liburan di Pulau Tidung, salah satunya adalah berjalan-jalan dengan sepedah dari Ujung Barat Pulau Tidung ke Ujung Timur Pulau Tidung. Selain bersepeda, sahabat ilalang bisa melakukan snorkling dan diving dengan para penyedia jasa snorkling dan diving. Permainan airpun sangat tersedia banyak yaitu sahabat ilalang bisa bermain bananaboat dan permainan air lainnya. Sahabat ilalang akan sangat dimanjakan oleh surganya dunia yang disajikan oleh Pulau Tidung.

Lelah seharian sahabat bermain dengan air? tenang setelah sahabat lelah satu pemandangan yang sangat sayang dilewatkan oleh sahabat yaitu menikmati indahnya matahari tenggelam dan terbit di Jembatan Cinta atau di Tidung Kecil.

Pengalaman ini begitu sangat berharga dan seru bagi kami, disaat cuaca yang indah dan angin begitu kencangnya hanya Dzikir menyebut Nama Allah yang bisa saya lakukan, dan Tuhan masih sayang kepada kami. Terima kasih Tuhan atas nikmat-Mu.

7 Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Gunung Merbabu

Di lansir dari yukpiknik.com fakta tentang Gunung Merbabu ini bikin saya menganggukkan kepala.

Di propinsi Jawa Tengah ada sebuah gunung yang selalu mendadak sangat ramai saat weekend: Merbabu. Jika tidak sedang ditutup, ratusan orang akan mendaki gunung ini dengan tujuan masing-masing.

Gunung Merbabu memang cantik. Jika cuaca sedang bagus-bagusnya, orang pasti akan malas untuk pulang dan memilih menghabiskan waktu lebih lama di gunung ini.

Gunung Merbabu adalah satu bukti bahwa Tuhan itu memang Maha Hebat. Sebuah kebahagiaan tersendiri bisa menikmati secuil keindahan yang telah diciptakanNya.

Gunung Merbabu berada di wilayah tiga kabupaten di Jawa Tengah yakni Magelang, Boyolali dan Semarang. Gunung ini juga bisa diakses melalui Kota Salatiga. Dari kejauhan (arah timur dan barat), gunung ini tampak selalu berdampingan dengan tetangganya, Merapi. Mengingatkan kita pada gambar-gambar pemandangan yang sering kita buat sewaktu SD.

Sebelum mendaki dan menikmati keindahan Gunung Merbabu, ada baiknya untuk mengetahui fakta-fakta seputar Gunung Merbabu berikut ini

1. Punya Tiga Puncak Utama

Keindahan alam di sekitar Gunung Merbabu akan bisa kita nikmati secara maksimal saat di puncak.

Tenang, Gunung Merbabu merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif sehingga pendakian sampai ke puncak gunung ini sangat aman. Jika cuaca sedang bagus, pemandangan di puncak Gunung Merbabu benar-benar akan terlihat aduhai. Gumpalan awan putihnya akan membentuk seperti gelombang pantai yang menawan Gunung Merbabu sendiri mempunya tiga puncak utama yakni Puncak Trianggulasi, Puncak Kentengsongo serta Puncak Syarif. Masing-masing puncak memiliki pemandangan yang tidak jauh berbeda. Keren

2. Ada 3 Jalur Pendakian Utama Menuju Puncak Merbabu

Pendakian ke puncak Gunung Merbabu bisa dilakukan melalui tiga jalur pendakian utama yakni Selo, Cunthel serta Wekas. Kita bisa mememilih ketiga jalur tersebut tergantung dari mana kita berasal Jalur Wekas berada di wilayah Magelang, jalur Selo berada di wilayah Boyolali sedangkan Jalur Cunthel berada di wilayah Kopeng dekat Kota Salatiga. Dari masing-masing jalur, membutuhkan waktu rata-rata 6 s/d 8 untuk bisa sampai ke puncak Merbabu.

3. Punya Padang Rumput Yang Menawan

Gunung Merbabu punya pemandangan padang rumput yang begitu spektakuler. Jika melakukan pendakian melalui jalur selo, kita akan melewati dua padang rumput yang ditumbuhi oleh bunga edelweis. Jika tidak sedang musim kemarau panjang seperti sekarang ini, pemandangan padang rumput tersebut akan terlihat sangat indah dan menyejukkan mata.

Tepat dibawah puncak, kita akan melewati padang rumput yang dipenuhi oleh bunga edelweis. Meskipun tidak seluas Tegal Alun atau Alun-alun Surya Kencana, pemandangan bunga edelweis di Gunung Merbabu tetap istimewa.

4. Bisa Melihat Gunung-Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Pemandangan dari puncak Gunung Merbabu bak lautan lepas. Awan-awan putih yang melayang-layang di udara adalah ombaknya. Rangkaian pegunungan yang bisa kita saksikan dari puncak akan terlihat seperti sebuah pulau,

Dari puncak Gunung Merbabu kita bisa melihat beberapa gunung tertinggi di Jawa Tengah antara lain Triple S (Sindoro, Sumbing, Slamet) serta Gunung Lawu yang tampak seperti negeri cantik dalam cerita dongeng. Pegunungan yang bisa kita saksikan dari puncak akan terlihat seperti sebuah pulau.

Dari puncak Gunung Merbabu kita bisa melihat beberapa gunung tertinggi di Jawa Tengah antara lain Triple S (Sindoro, Sumbing, Slamet) serta Gunung Lawu yang tampak seperti negeri cantik dalam cerita dongeng.

5. Bertetangga Dengan Gunung Merapi

Jika melakukan pendakian melalui jalur Selo, perjalanan kita menuju puncak Merbabu akan semakin menyenangkan karna akan ditemani oleh pemandangan Gunung Merapi yang terlihat begitu gagah dan kokoh. Pemandangan Gunung Merapi yang elegan akan mulai bisa kita lihat setelah keluar dari area hutan.

Gunung Merbabu memang bertetangga dekat dengan Gunung Merapi. Jalur pendakian utama Gunung Merapi bahkan juga berada di kecamatan yang sama dengan salah satu jalur pendakian Merbabu yakni Selo.

6. Punya Pemandangan Sunrise Yang Bikin Speechless

Salah satu hal yang paling dicari oleh para pendaki saat melakukan pendakian adalah pemandangan sunrise. Menikmati pemandangan matahari terbit dari ketinggian memang merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan dan bikin kangen.

Di Gunung Merbabu kita juga akan disuguhi oleh pemandangan sunrise yang akan membuat kita tak mampu berkata apa-apa, saking kagumnya. Pemandangan sunrise di Merbabu tak cuma bisa kita nikmati di puncak saja tapi juga di Sabana 1 dan Sabana 2 (jalur Selo).

7. Bikin Capek

Kalau ada yang bilang bahwa naik gunung itu tidak capek, ia pasti bohong. Naik gunung adalah perjalanan yang tidak biasa. Kita akan mengeluarkan energi yang lebih banyak dari hari-hari biasa.

Track pendakian Gunung Merbabu sendiri memang terlalu sulit namun juga tidak bisa dikatakan mudah. Yang jelas, kita harus mempersiapkan fisik sebelum melakukan pendakian Gunung Merbabu.

Meski mendaki Gunung Merbabu memang melelahkan, tapi percayalah, itu adalah lelah yang menyenangkan.